LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA

PD.BPR BESTARI

Download Laporan

 

 

  • Komitmen terhadap penerapan tata kelola

Penerapan tata kelola perusahaan adalah faktor penting dalam memelihara kepercayaan para pemegang saham dan para pemangku kepentingan terhadap PD.BPR BESTARI. Hal ini dirasakan semakin penting seiring dengan meningkatnya risiko bisnis dan tantangan yang dihadapi oleh industri perbankan. Melalui penerapan pinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) diharapkan PD.BPR BESTARI dapat mempertahankan kelangsungan usahanya yang sehat dan kompetitif.

 

Dengan berlandaskan pada pandangan tersebut di atas, PD.BPR BESTARI berkomitmen untuk terus meningkatkan implementasi prinsip-prinsip tata kelola  perusahaan yang baik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan perkembangan praktik terbaik (best practices) dalam tata kelola perusahaan.

 

  • Prinsip yang diterapkan (TARIF)

Sehubungan dengan telah dikeluarkannya Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/ SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang Penerapan Tata Kelola, maka PD.BPR BESTARI telah menerapkan tata kelola perusahaan secara komprehensif dan efektif, dengan  menerapkan prinsip-prinsip:

  1. Keterbukaan (transparency), yaitu keterbukaan dalam mengemukakan informasi yang material dan relevan serta keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan;
  2. Akuntabilitas (accountability), yaitu kejelasan fungsi dan pelaksanaan pertanggungjawaban organ Bank sehingga pengelolaannya berjalan secara efektif;
  3. Pertanggungjawaban (responsibility), yaitu kesesuaian pengelolaan Bank dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip pengelolaan Bank yang sehat.
  4. Independensi (independency) atau profesional (professional), yaitu pengelolaan Bank secara profesional tanpa pengaruh/tekanan dari pihak manapun; dan
  5. Kewajaran (fairness), yaitu keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi hak-hak stakeholders yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang- undangan yang berlaku.
  • Kesimpulan hasil penilaian penerapan tata kelola 

Laporan pelaksanaan tata kelola  di PD.BPR BESTARI disusun selaras dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 4/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Perkreditan Rakyat. Berikut adalah pokok-pokok laporan penerapan tata kelola selama tahun 2016:

  1. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
  2. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Pengawas
  3. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas atau Fungsi Komite
  4. Kepemilikan Saham Anggota Direksi 
  5. Hubungan Keuangan dan/atau Hubungan Keluarga Anggota Direksi Dengan Anggota Dewan Pengawas, Anggota Direksi Lain dan/atau Pemegang Saham BPR
  6. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Pengawas
  7. Hubungan Keuangan dan/atau Hubungan Keluarga Anggota Dewan Pengawas Dengan Anggota Dewan Pengawas Lain, Anggota Direksi dan/atau Pemegang Saham BPR
  8. Paket/Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain Bagi Direksi dan Dewan Pengawas
  9. Rasio Gaji Tertinggi dan Gaji Terendah
  10. Frekuensi Rapat Dewan Pengawas
  11. Jumlah Penyimpangan Intern
  12. Jumlah Permasalahan Hukum dan Upaya Penyelesaian oleh BPR
  13. Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
  14. Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan Kegiatan Politik, Baik Nominal Maupun Penerima Dana
  15. Hasil Penilaian (Self Assesment) dan Kesimpulan Umum.
  1. PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI
  • Ketentuan pengangkatan Direksi berdasarkan Surat keputusan Walikota Tanjungpinang
  • Masa jabatan untuk direksi adalah 4 (empat) tahun
  • PD.BPR BESTARI memiliki modal inti kurang dari Rp 50.000.000.000,- (Lima Puluh Milyar Rupiah) PD. BPR Bestari telah memenuhi standar Jumlah Direksi yaitu minimal 2 orang direksi

dengan susunan sebagai berikut :

 

No

Nama

Jabatan

SK. NO

Masa Jabatan

1

Fathermawani, B.Sc

Direktur Utama

SK. Walikota No.151 Tahun 2015 tgl. 23 Maret 2015

01/04/2015 - 31/03/2019

2

Elfin Yudista

Direktur Kepatuhan

SK. Walikota No.372Tahun 2015 tgl. 1 Desember 2015

01/12/2015 - 30/11/2019

 

  • Sertifikat kompetensi

 

No

Nama

Kompetensi

Jatuh Tempo Sertifikat Kompetensi

1

Fathermawani, B.Sc

Direktur

17/09/2015 – 17/09/2020

2

Elfin Yudista

Direktur

27/10/2014 – 27/10/2019

 

  • Pada saat ini Direktur Utama an. Ibu Fathermawani dan Direktur an. Bpk. Elfin Yudista tidak ada rangkap jabatan pada perusahaan atau lembaga lain.

 

         Tugas dan Tanggung Jawab Direksi

Direksi telah melaksanakan Tugas dan tanggung jawabnya sesuai kewenangan yang diatur dalam SK. Direksi , antara lain :

  1. Direksi yang diketuai oleh Direktur Utama bertanggungjawab terhadap pelaksanaan fungsi kepengurusan BPR secara efektif dan efisien.
  2. Direktur Utama juga berkewajiban untuk membuat anggota Direksi sebagai lembaga kolegial yang mampu bekerja secara transparan dan masing-masing anggota dapat berperan sebagai anggota tim maupun dalam fungsinya masing-masing sesuai dengan bidang tugas yang disepakati.
  3. Direktur Utama harus independen terhadap pemegang saham pengendali.
  4. Direksi berhak dan berkewajiban untuk melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam anggaran dasar BPR.
  5. Direksi berhak dan berkewajiban mengimplementasikan visi, misi, strategi, sasaran usaha serta rencana jangka panjang dan jangka pendek secara menyeluruh.
  6. Direksi memiliki tugas dan fungsi dalam merencanakan dan menentukan kebijakan dalam memimpin dan mengurus BPR, menguasai dan bertanggungjawab atas kekayaan BPR.
  7. Direksi memiliki tugas untuk mengkoordinir dan memimpin kegiatan Divisi, Bagian dan Seksi dalam organisasi.
  8. Direksi berhak dan berkewajiban menjalankan prinsip perBPRan yang sehat termasuk di dalamnya penerapan Manajemen Risiko dan Sistem Pengendalian Intern.
  9. Direksi harus memiliki Tata Tertib Kerja yang mengikat dan ditaati oleh semua anggotanya termasuk haknya untuk menyampaikan pendapatnya kepada Dewan Pengawas dan Otoritas Pengawas BPR.
  10. Direksi BPR wajib memenuhi ketentuan tentang Direktur Kepatuhan atau ketentuan lain yang serupa yang dikeluarkan oleh Otoritas Pengawas BPR sesuai dengan porsi BPR.
  11. Anggota Direksi, dilarang memanfaatkan BPR untuk kepentingan pribadi, keluarga, perusahaan atau kelompok usahanya dengan semangat dan cara yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan kewajaran di bidang perbankan.
  12. Dalam hal anggota Direksi memperoleh fasilitas di luar remunerasi, maka hal tersebut harus diungkapkan dalam laporan tahunan.
  13. Anggota Direksi harus mengungkapkan kepada BPR atas kepemilikan saham baik saham BPR maupun di perusahaan lain.
  14. Anggota Direksi secara hukum bertanggungjawab sesuai ketentuan Undang-undang perseroan atau Ketentuan Perusahaan Daerah dan anggaran dasar BPR.
  15. Direksi memberikan pertanggungjawaban kepada Dewan Pengawas atas jalannya BPR.
  16. Direksi wajib memiliki dan melaksanakan pedoman dan tata tertib kerja  yang meliputi : Etika Kerja, Waktu Kerja dan Peraturan Rapat.

 

Anggota Direksi telah melakukan pembelajaran secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan guna mendukung pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya.

 

Training dan/atau seminar yang diikuti oleh Direksi adalah sebagai berikut :

  1. Empower Mind For Selling Tanggal Tahun 2009 di Tanjung Uban Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  2. Seminar & Rapat Kerja Nasional PERBAMIDA Tahun 2009 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  3. Workshop GCG & Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2010 di Pekanbaru Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  4. Pelatihan Sak-ETAP Tahun 2010 di Batam Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  5. Citra Diri Banker Tahun 2011 di PD.BPR Bestari Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  6. Sosialisasi Rezim Anti Pencucian Uang Kepada Aparat Penegak Hukum, Penyedia Jasa Keuangan Dan Pemerintah Daerah di Batam Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  7. Aspek Legal & Penanganan Kredit Bermasalah di Batam Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  8. In Communication, Self Confidence & Team Work – Outbound Tahun 2011 Di Batam Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  9. Basic Selling Skill, Sell Yourself First, Than Sell Your Product Tahun 2013 Di Tanjungpinang Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  10. Strategi Mengatasi Kredit Bermasalah Tahun 2013 di Tanjungpinang Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  11. Pelatihan SOP – Perlindungan Konsumen Tahun 2014 di Batam Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  12. Control & Audit Management Tanggal 21 s/d 23 April 2014 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  13. APU PPT, LPS Tanggal 25 Oktober 2014 di Tanjungpinang Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  14. Penerapan Management (Strategi) Dalam Usaha Pengembangan BPR Tanggal 30 Nov dan 01 Des di Tanjungpinang Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  15. Pelayanan Prima, Mengukur Kepuasan Pelanggan, Sistem Manajemen Mutu Tanggal 15 Mei 2015 di Bandung Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  16. Pelatihan Implementasi GCG Tanggal 23 s/d 23 Desember 2015
  17. Pelatihan Managemen Resiko Tanggal 23 April 2016 Di Tanjungpinang Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  18. Pelatihan Strategi Pemasaran Yang Efektif Tanggal 05 s/d 06 Mei 2016 di Bandung Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  19. Pelatihan Managemen Kinerja (KPI) Tanggal 21 s.d 22 Februari 2017 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  20. Pelatihan Penyusunan Remunerasi Pegawai BPR Tanggal 23 s/d 24 Februari 2017 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Fathermawani
  21. Basic Selling Skill, Sell Yourself First, Than Sell Your Product Tahun 2013 Di Tanjungpinang Diikuti oleh Bpk. Elfin Yudista
  22. Strategi Mengatasi Kredit Bermasalah Tahun 2013 di Tanjungpinang Diikuti oleh Bpk. Elfin Yudista
  23. Penerapan Management (Strategi) Dalam Usaha Pengembangan BPR Tanggal 30 Nov dan 01 Des di Tanjungpinang Diikuti oleh Bpk. Elfin Yudista
  24. Pelayanan Prima, Mengukur Kepuasan Pelanggan, Sistem Manajemen Mutu Tanggal 15 Mei 2015 di Bandung Diikuti oleh Bpk. Elfin Yudista
  25. Manajemen Resiko Likuiditas Tanggal 14 November 2015 di Tanjungpinang Diikuti oleh Bpk. Elfin Yudista
  26. Pelatihan Managemen Resiko Tanggal 23 April 2016 Di Tanjungpinang Diikuti oleh Bpk. Elfin Yudista
  27. Pelatihan Strategi Pemasaran Yang Efektif Tanggal 05 s/d 06 Mei 2016 di Bandung Diikuti oleh Bpk. Elfin Yudista
  28. Pengendalian Internal Efektif Tanggal 12 Februari 2017 di Tanjungpinang Diikuti oleh Bpk. Elfin Yudista
  29. Pelatihan Fit & Proper Tes Direktur Kepatuhan BPR Tanggal 16 Februari 2017 di Tanjungpinang Diikuti oleh Bpk. Elfin Yudista
  30. Pelatihan Penyusunan 25 SPO BPR Tanggal 17 Februari 2017 di Tanjungpinang Diikuti oleh Bpk. Elfin Yudista
  31. Pelatihan Penerapan Kelola BPR Tanggal 11 Maret 2017 di Tanjungpinang Diikuti oleh Bpk. Elfin Yudista

 

 

  1. PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG ANGGOTA DEWAN PENGAWAS

 

  • Ketentuan pengangkatan Dewan Pengawas berdasarkan Surat keputusan Walikota Tanjungpinang
  • Masa jabatan untuk Dewan Pengawas adalah 3 (tiga) tahun
  • PD.BPR BESTARI memiliki modal inti kurang dari Rp 50.000.000.000,- (Lima Puluh Milyar Rupiah.) PD. BPR Bestari telah memenuhi standar Jumlah Dewan Pengawas yaitu minimal 2 orang dewan pengawas atau maksimal sama dengan jumlah direksi

 

dengan susunan sebagai berikut :

 

No

Nama

Jabatan

Masa Jabatan

1

Rosita,SE,MM

Ketua Dewan Pengawas

03/03/2015 – 28/02/2018

2

Mesgiat Wahono

Anggota Dewan Pengawas

02/11/2016 – 01/11/2019

 

  • Sertifikat kompetensi

 

No

Nama

Kompetensi

Jatuh Tempo Sertifikat Kompetensi

1

Rosita, SE,MM

Komisaris

14/12/2015 – 14/12/2020

2

Mesgiat Wahono

Komisaris

30/05/2016 – 30/05/2021

 

  • Pada saat ini Ketua Dewan Pengawas an. Ibu Rosita merupakan Kepala Inspektorat Kota Tanjungpinang
  • Anggota Dewan Pengawas an. Bpk. Mesgiat Wahono merupakan pensiunan BRI kota Tanjungpinang dan tidak mempunyai rangkap jabatan pada perusahaan atau lembaga lain.

 

Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Pengawas

 

Dewan Pengawas telah melaksanakan Tugas dan tanggung jawabnya sesuai kewenangan yang diatur dalam Anggaran Dasar BPR, antara lain :

  1. Anggota Dewan Pengawas berkewajiban melakukan tindak lanjut dari hasil Pengawasan dan rekomendasi yang diberikan terutama dalam hal terjadi penyimpangan dari ketentuan perundang-undangan, anggaran dasar, dan prinsip kehati-hatian BPR.
  2. Dewan Pengawas wajib memiliki Tata Tertib Kerja yang mengikat dan ditaati oleh semua anggotanya.
  3. BPR harus memiliki Dewan Pengawas Independen sesuai dengan ketentuan yang berlaku terutama yang berhubungan dengan besarnya jumlah modal dan total aset BPR.
  4. Anggota Dewan Pengawas dilarang memanfaatkan BPR untuk kepentingan pribadi, keluarga, perusahaan atau kelompok usahanya dengan semangat dan cara yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan kewajaran di bidang perBPRan.
  5. Dalam hal anggota Dewan Pengawas memperoleh fasilitas di luar remunerasi, maka hal tersebut harus diungkapkan dalam laporan tahunan.
  6.   Anggota Dewan Pengawas harus mengungkapkan kepada BPR atas kepemilikan saham baik saham BPR maupun pada perusahaan lain.
  7. Anggota Dewan Pengawas secara hukum bertanggungjawab sesuai ketentuan atau  Undang-undang Perseroan Terbatas dan anggaran dasar BPR.
  8. Ketua Dewan Pengawas bersama Anggota Dewan Pengawas bertanggungjawab terhadap pelaksanaan Pengawasan secara efektif dan efisien serta terpeliharanya komunikasi yang baik dengan Direksi, Auditor Eksternal dan Otoritas Jasa Keuangan.

 

Anggota Dewan Pengawas telah melakukan pembelajaran secara berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan guna mendukung pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya.

 

Training dan/atau seminar yang diikuti oleh Anggota Dewan Pengawas adalah sebagai berikut :

  1. Administrasi Umum Tahun 1999 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  2. Diklat PIM III Tahun 1999 di Tanjungpinang Diikuti oleh Ibu Rosita
  3. JFA/ND/KDR Ahli Tahun 1997 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  4. JFA Ketua Tim Tahun 1999 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  5. JFA Pengendali Tahun 2004 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  6. Diklat Audit Inventigasi Tahun 2004 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  7. Diklat Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2004 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  8. Diklat Manajemen Tahun 2004 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  9. Diklat Strategis Planing For Senior Employee Tahun 2004 Di Singapura Diikuti oleh Ibu Rosita
  10. Government Act & Auditing Tahun 1991 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  11. Risk Management Tahun 2001 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  12. Seminar Peraturan PPN Tahun 2003 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  13. Seminar Akutansi Ke Rekayasa Keuangan Tahun 2004 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  14. Etika & Akuntabilitas Tuntutan Komitmen PMTH Baru Tahun 2004 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  15. Persiapan Penyelenggaraan & audit atas LPJ Keuangan Tahun 2005 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  16. Peran KPK Dalam Menangani Korupsi Penanganan Barang & Jasa Tahun 2005 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  17. Sosialisasi Peningkatan keterampilan Aparatur Sektor Koperasi Dan Usaha Kecil dan Menengah Tahun 2007 di Jakarta Diikuti oleh Ibu Rosita
  18. Pendidikan Mantri UDES Tahun 1985 Di Padang Diikuti oleh Bpk. Mesgiat Wahono
  19. Selling Technique Service Quality Tahun 1990 Di Padang Diikuti oleh Bpk. Mesgiat Wahono
  20. Credit Policy Procedure Tahun 1991 Di Padang Diikuti oleh Bpk. Mesgiat Wahono
  21. PC Kredit Bulog Tanggal 22 Januari 1997 Di Padang Diikuti oleh Bpk. Mesgiat Wahono
  22. Pelayanan Prima  Pelaksana Tahun 1998 Di Padang Diikuti oleh Bpk. Mesgiat Wahono
  23. Training Kewirausahaan Tahun 2010 Di Bukit Tinggi Diikuti oleh Bpk. Mesgiat Wahono

 

  1. KELENGKAPAN DAN PELAKSANAAN TUGAS ATAU FUNGSI KOMITE

Modal inti PD. BPR Bestari per 31/12/2016 sebesar Rp 19.914.895.246, sesuai ketentuan POJK nomor 4/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola BPR, tidak wajib membentuk Komite Audit maupun Komite Pemantau Risiko.

 

  1. KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA DIREKSI 

Nama Anggota Direksi

Kepemilikan Saham

PD.BPR BESTARI

Perusahaan Lain

Fathermawani,B.Sc

0 %

0 %

Elfin Yudista S.AP

0 %

0 %

  1. HUBUNGAN KEUANGAN DAN/ATAU HUBUNGAN KELUARGA ANGGOTA DIREKSI DENGAN ANGGOTA DEWAN PENGAWAS, ANGGOTA DIREKSI LAIN DAN/ATAU PEMEGANG SAHAM BPR
  • Seluruh Direksi tidak memiliki hubungan keuangan dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Pengawas, dan Pemegang Saham.
  • Seluruh Direksi tidak memiliki hubungan keluarga dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Pengawas, dan Pemegang Saham.

 

  1. KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA DEWAN PENGAWAS

Nama Anggota Dewan Pengawas

Kepemilikan Saham

PD.BPR BESTARI

BPR Lain

Perusahaan Lain

Rosita, SE,MM

0 %

0 %

0 %

Mesgiat Wahono

0 %

0 %

0 %

 

 

  1. HUBUNGAN KEUANGAN DAN/ATAU HUBUNGAN KELUARGA ANGGOTA DEWAN PENGAWAS DENGAN ANGGOTA DEWAN PENGAWAS LAIN, ANGGOTA DIREKSI DAN/ATAU PEMEGANG SAHAM BPR

Seluruh Anggota Dewan Pengawas dengan Anggota Dewan Pengawas lain, Anggota Direksi dan/atau pemegang saham BPR tidak memiliki hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga.

 

  1. PAKET/KEBIJAKAN REMUNERASI DAN FASILITAS LAIN BAGI DIREKSI DAN DEWAN PENGAWAS

Berikut adalah informasi mengenai jumlah remunerasi dan fasilitas lain yang diterima oleh anggota Dewan Pengawas dan Direksi selama tahun 2016.

Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain

Jumlah Diterima dalam 1 Tahun

Dewan Pengawas

Direksi

Jumlah keseluruhan gaji

138.321.804

503.601.010

Tunjangan

21.000.000

377.015.210

Tantiem

24.436.250

151.609.008

Kompensasi berbasis saham

-

-

Remunerasi berdasarkan RUPS  dengan memperhatikan tugas, wewenang, tanggung jawab dan risiko

-

-

Fasilitas lain yang diterima tidak dalam bentuk uang, antara lain perumahan, transportasi, dan asuransi kesehatan

-

-

 

 

  1. RASIO GAJI TERTINGGI DAN GAJI TERENDAH

Yang dimaksud dengan gaji adalah hak pegawai yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari BPR kepada pegawai yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pegawai dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah dilakukannya

Berikut adalah rasio gaji tertinggi dan terendah:

  1. rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah adalah 1 : 2,27
  2. rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah adalah 1 : 1,16
  3. rasio gaji Pengawas yang tertinggi dan terendah adalah 1 : 1,205
  4. rasio gaji Direksi tertinggi dan Pengawas tertinggi adalah 1 : 2,12
  5. rasio gaji Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi adalah 1 : 3,95

 

 

  1. FREKUENSI RAPAT DEWAN PENGAWAS

 

Rapat-rapat Dewan Pengawas pada tahun 2016 adalah sebagai berikut:

No

Topik Rapat

Tanggal

Peserta Rapat

1

Rapat Terbatas Dengan Dewan Pengawas PD.BPR Bestari

27 Mei 2016

9 orang

2

Evaluasi Terhadap Pencapaian Target PD.BPR Bestari Sampai Dengan Juni 2016 dan Penyelesaian Terhadap Kredit Yang Telah Dihapusbukukan

12 Agustus 2016

11 orang

3

Rapat Koordinasi Dewan Pengawas, Direksi dan Karyawan PD.BPR Bestari

23 September 2016

13 orang

4

Rapat Koordinasi Dewan Pengawas, Direksi dan Karyawan PD.BPR Bestari Menjelang Tutup Buku Tahun 2016

28 Desember 2016

30 orang

 

Jumlah rapat : 4 kali rapat

 

 

 

Data Kehadiran Anggota Dewan Pengawas pada Rapat Dewan Pengawas:

 

Nama Anggota Dewan Pengawas

Jumlah Rapat

Jumlah Kehadiran

Persentase Kehadiran

ROSITA

4

4

100%

MESGIAT WAHONO

1

1

100%

 

 

 

 

Total rapat per tahun

4

 

 

 

 

  1. JUMLAH PENYIMPANGAN INTERN YANG TERJADI DAN UPAYA PENYELESAIAN OLEH BPR

Internal Fraud

Jumlah kasus yang dilakukan oleh

dalam 1 tahun

Direksi

Dewan Pengawas

Pegawai Tetap

Pegawai Tidak Tetap

 

2015

2016

2015

2016

2015

2016

2015

2016

Total Fraud

 

 

 

 

 

 

 

 

Telah Diselesaikan

 

-

 

-

 

-

 

-

Dalam proses penyelesaian internal BPR

 

-

 

-

 

-

 

-

Belum diupayakan penyelesaiannya

 

-

 

-

 

-

 

-

Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum

 

-

-

-

 

-

 

-

 

 

  1. JUMLAH PERMASALAHAN HUKUM DAN UPAYA PENYELESAIAN OLEH BPR

 

Permasalahan Hukum

Jumlah

Perdata

Pidana

Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap)

-

-

Dalam proses penyelesaian

-

-

Total

-

-

 

 

  1. TRANSAKSI YANG MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN

 

Tabel berikut ini menunjukkan pemberian kredit kepada pihak terkait:

 

No

Nama dan Jabatan Pihak yang Memiliki Benturan Kepentingan

Nama dan Jabatan Pengambil Keputusan

Jenis Transaksi

Nilai Transaksi (Juta Rupiah)

Keterangan

1

Fathermawani

  1. Elfin Yudista - Direktur

Pinjaman

350

 

2

Elfin yudista

  1. Fathermawani – Direktur Utama
  2.  Rosita – Dewan Pengawas

Pinjaman

150

 

3

Rosita

  1. 1yahrul S.PD -Pemegang Saham
  2. Fathermawani – Direktur Utama
  3. Elfin Yudista - Direktur

Pinjaman

200

 

4

Gilang Ichsan Pratama

  1. Fathermawani
  2. Elfin Yudista

Pinjaman

160

 

5

Geraldi Ichwan Perkasa

  1. Fathermawani
  2. Elfin Yudista

Pinjaman

264

 

No

Nama dan Jabatan Pihak yang Memiliki Benturan Kepentingan

Nama dan Jabatan Pengambil Keputusan

Jenis Transaksi

Nilai Transaksi (Juta Rupiah)

Keterangan

6

Yunefril

  1. FathermawaniElfin Yudista

Pinjaman

350

 

7

Dewi Chatulistiani

  1. Fathermawani
  2. Elfin Yudista

Pinjaman

210

 

8

Arif Firmansyah

  1. Fathermawani
  2. Elfin Yudista

Pinjaman

240

 

9

Kurniawan Raharjo

  1. Fathermawani
  2. Elfin Yudista

Pinjaman

230

 

 

 

  1. PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN SOSIAL DAN KEGIATAN POLITIK, BAIK NOMINAL MAUPUN PENERIMA DANA

 

No

Nama Penerima

Jumlah (Juta Rp)

Tanggal

 

                   NIHIL

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. HASIL PENILAIAN (SELF ASSESMENT)

(terlampir)

 

 

Tanjungpinang, 26 April 2017

 

 

 

 

 

FATHERMAWANI                                                            ROSITA,SE,MM

Direktur Utama                                                   Ketua Dewan Pengawas

 

Download Laporan